Beranda > Tehnik Photography > Memahami Diafragma n shutter speed

Memahami Diafragma n shutter speed

08/03/2010

Itu gambar diafragma.
Diafragma itu adalah bukaan lensa. Ukuran dari bukaan lensa ini, semakin besar maka semakin banyak sinar yg masuk.
Diafragma ini akan mempengaruhi kadar pencahayaan dalam pengambilan suatu foto (gelap dan terang), selain itu diafragma juga mempengaruhi ruang tajam.

Lebih jelasnya, kalau semua settingan kamera tidak kita ubah, dan kita hanya mengubah settingan diafragma saja, maka bila bukaan lensanya kita perbesar, hasil fotonya akan lebih terang, demikian sebaliknya.

Sedangkan yg dimaksud dengan ruang tajam,

Semakin kecil bukaan lensanya (diafragma) maka ruang tajamnya akan semakin luas, dan semakin besar bukaan lensanya (diafragma) maka ruang tajamnya akan semakin sempit.

Jadi pada gambar diatas, tulisan yg paling jelas dan dapat dibaca dengan enak kan tulisan “Depth of Field”.
Nah kalau kita mau membuat tulisan “to infinty” dan tulisan “are using. If you” tampak lebih jelas……maka kita harus “memperluas ruang tajamnya” dengan cara memperkecil bukaan diafragmanya, demikian juga sebaliknya.

Angka2 diafragma dilambangkan dengan huruf F.
Seperti gambar diatas, ada F1.4, F2, F2.8, F4, dsb.
dari F1.4 ke F2 atau dari F2 ke F2.8 atau dari F2.8 ke F4, dst disebut 1 stop.
Angka-angka untuk 1 stop berikutnya didapatkan dengan mengalikan angka sebelumnya dengan 1.4.

Hasilnya seperti ini : 1.4 – 2 – 2.8 – 4 – 5.6 – 8 – 11 – 16, dan seterusnya.
Jumlah sinar yg masuk pada F2 sama dengan setengah kalinya F1.4.
Jumlah sinar yg masuk pada F2.8 sama dengan setengah kalinya F2.
Jumlah sinar yg masuk pada F4 sama dengan setengah kalinya F2.8.
dan seterusnya…….

Ini ada contoh gambar yg saya ambil dari DPREVIEW tentang perbedaan penggunaan ukuran bukaan lensa

%d blogger menyukai ini: